Sabtu, 31 Oktober 2009
Fun Holiday Eyeglasses from Zenni
Minggu, 13 September 2009
Antibiotika pada Ternak Picu Kekebalan Bakteri
Para peneliti maupun praktisi kedokteran dewasa ini mencemaskan semakin banyaknya bakteri yang kebal antibiotika. Penyebabnya, selain penggunaan yang tidak rasional, juga penggunaan antibiotika di sektor peternakan.
Para ilmuwan memperingatkan, sejak beberapa tahun terakhir ini semakin banyak bakteri yang kebal terhadap satu atau beberapa jenis antibiotika. Sementara yang juga mencemaskan adalah kenyataan sedikitnya riset dan pengembangan jenis antibiotika baru. Dengan tegas para ilmuwan mengatakan, harus segera diambil langkah cukup serius, untuk menjamin agar beberapa jenis antibiotika yang masih ampuh tetap efektif untuk jangka panjang.
Sejauh ini, di Amerika Serikat, kasus kekebalan bakteri lazimnya terjadi di rumah-sakit. Hal itu muncul karena persilangan antar bakteri yang sudah multi resisten terhadap antibiotika. Setiap tahunnya di AS saja sedikitnya tercatat 94 ribu kasus infeksi bakteri Staphylococcus yang kebal terhadap hampir semua antibiotika yang disebut MRSA yang ditularkan di rumah sakit. 18 ribu pasien meninggal akibat terinfeksi MRSA ini.
Konsumsi Daging
Namun di akhir tahun 90-an muncul kasus baru, yakni infeksi bakteri yang kebal antibiotika pada sejumlah remaja dan atlit yang tidak memiliki riwayat pernah dirawat di rumah sakit. Artinya, kemungkinan kasus infeksi nosokomial pada mereka sama sekali dapat dihapuskan. Diduga, Para remaja dan atlit itu tertular bakteri kebal antibitotika akibat mengkonsumsi daging dari peternakan yang mempraktekan pemberian antibiotika pada hewan ternaknya. Karena itu, para ilmuwan juga mendesak agar praktek pemberian antibiotika pada hewan ternak segera dihentikan. Juga Organisasi Kesehatan Dunia WHO sudah merekomendasikan dihentikannya praktek di peternakan yang berdampak merugikan kesehatan manusia ini.
Memacu Pertumbuhan Ternak
Para peternak biasanya memberikan antibiotika pada hewan peliharaannya, dengan tujuan agar hewan ternaknya, seperti sapi, babi, kalkun atau ayam tidak mudah diserang penyakit dan tumbuh lebih cepat serta lebih gemuk. Dr. Donald Morris pimpinan bagian Ancaman Bahaya Penyakit Baru di Universitas Florida menjelaskan mengapa pemberian antibiotika pada hewan ternak harus dihentikan.“Hal ini memicu peningkatan kekebalan, karena kita menggunakan dosis rendah tertracyclin atau antibiotika lainnya. Sekali lagi, hal ini merupakan pengobatan yang tidak optimal, yang berarti tidak cukup mengobati binatangnya. Yang dilakukan adalah sedikit mendorong tingkat pertumbuhan. Tapi hal itu juga menciptakan situasi yang secara evolusi merangsang peningkatan kekebalan secara cepat dari antibiotika yang kita gunakan.“
Bakteri-bakteri yang tidak mati oleh antibiotika bersangkutan, akan mulai mengembangkan kekebalannya. Juga trilyunan bakteri lainnya yang melakukan kontak dengan bakteri yang kebal antibiotika itu, mengambil alih kekebalan dengan cara melakukan pertukaran kode genetiknya. “Salah satu fakta yang kami temukan dalam dekade terakhir ini, adalah pertukaran DNA secara luar biasa diantara spesies bakteri. Itu terjadi sepanjang waktu. Persilangannya tidak pilih-pilih lagi,“ Dr. Morris membeberkan.
Bakteri Multi Resistan
Bakteri dapat melakukan reproduksi dalam waktu amat cepat, rata-rata 10 menit sekali. Dengan begitu perkembangan evolusi bakteri dalam setahun, setara dengan perkembangan evolusi semua primata di dunia. Demikian perhitungan sebuah institut kedokteran di AS. Penelitian juga menunjukan, di peternakan ayam yang memanfaatkan antibiotika tetracyclin sebagai campuran pakan, juga ditemukan adanya bakteri yang kebal antibiotika tersebut. Sekarang, untuk pertama kalinya para peneliti kedokteran AS menemukan bakteri Staphylococcus yang kebal terhadap hampir semua antibiotika - MRSA di beberapa peternakan babi. Bahkan di sebuah peternakan, sekitar 70 persen babi dan 70 persen pekerja di peternakan babi ini positif mengidap MRSA.
Dr. Tara Smith yang bekerja dalam proyek penelitian di peternakan babi yang positif mengidap MRSA mengatakan, “Kami tidak tahu apa yang terjadi di sana, karena belum ada kasus nyata. Ini merupakan bakteri yang belum aktif di dalam tubuh babi, jadi tidak menimbulkan penyakit. Tapi bakteri itu dapat menjadi masalah bagi manusia yang terpapar. Kami belum memiliki acuan untuk perbandingan kasusnya. Kemungkinan bakterinya sudah muncul 20 atau 30 tahun lalu, hanya saja kami belum menemukannya.“
Sudah Mennyebar di Pasaran
Dr. Tara Smith juga mengungkapkan, bakteri yang kebal antibiotika ditemukan pada produk daging yang amat beragam. Di Belanda misalnya, bakteri yang kebal bermacam antibiotika ditemukan pada sekitar 12 persen daging yang dijual di pasaran. Jumlah sampel penelitian amat besar, meliputi sekitar 2200 produk daging. Sekitar 34 persen produk daging kalkun dan 16 persen produk daging ayam mengandung bakteri yang kebal antibiotika tersebut. Sementara penelitian di negara bagian Luoisana di AS menunjukkan, enam persen dari 120 produk daging sapi dan daging babi, positif mengandung bakteri yang kebal beberapa jenis antibiotika.
Larangan Penggunaan Antibiotika
Pertanyaannya, apakah produk daging olahan merupakan sumber penyebaran bakteri yang kebal antibiotika? Untuk menjawabnya Universitas Florida melakukan penelitian pemanfaatan antibiotika lainnya, Vancomycin. Dr. Donald Morris mengatakan, di AS antibiotika Vancomycin hanya diizinkan untuk mengobati manusia, dan dilarang untuk dijadikan campuran pakan ternak. Sementara di Eropa, Vancomycin diizinkan dicampurkan pada pakan ternak.
Penelitian di Denmark, dengan melarang penggunaan beberapa jenis antibiotika sebagai campuran pakan ternak, menunjukkan hasil signifikan. Dalam arti, terlihat penurunan kasus kekebalan bakteri terhadap antibiotika bersangkutan. Namun Dr.Stuart Levy. Direktur pusat genetika adaptif dan resistensi obat di Universitas Tuft di Boston menjelaskan, jika bakteri sudah mengembangkan kekebalan terhadap antibiotika, diperlukan upaya dan waktu cukup lama untuk menurunkan kembali tingkat kekebalannya di dalam populasi manusia.
Mengantisipasi ancaman meningkatnya kekebalan bakteri pada hampir seluruh antibiotika yang ada di pasaran, WHO sudah merekomendasikan penghentian pemberian antibiotika sebagai pakan ternak. Juga Uni Eropa sudah melarang penggunaan antibiotika sebagai pendorong pertumbuhan hewan ternak. Namun masih banyak yang meragukan ancaman bahaya ini, dan menolak mengikuti rekomendasi maupun larangan.
Sumber: Radio Jerman
Rabu, 12 Agustus 2009
Tips: Meningkatkan Gairah....
Otot pubcoccygeus (PC) menyerupai buaian yang menggantung di antara kedua kaki. Pubcoccygeus adalah otot yang berkontraksi selama kurang dari sedetik saat Anda mencapai orgasme. Otot ini akan mengendur sejalan dengan usia. Faktor-faktor lainnya, seperti persalinan, kenaikan berat badan, atau batuk kronis dapat membuat otot tersebut makin mengendur.
untuk wanita
Latihan yang dirancang untuk memperkuat otot panggul dan mengencangkan vagina ini telah dilakukan oleh para wanita Cina dan India sejak dahulu kala. Senam Kegel, yang sekarang sudah banyak dipraktikkan, diciptakan oleh Dr. Arnold Kegel pada tahun 1948 untuk mengurangi pertarakan (turunnya kemampuan untuk menahan buang air kecil/besar) setelah melahirkan. Selain itu, senam Kegel dapat membantu meningkatkan dan memperlama orgasme.
Pertama-tama, Anda harus mencari dan memisahkan otot yang benar. Cara yang paling mudah untuk melakukan ini adalah dengan berlatih menahan dan melepaskan kembali aliran air seni saat buang air (sebaiknya jangan melakukan senam Kegel saat buang air). Berlatihlah dengan cara mengencangkan dan mengendurkan kembali otot tersebut sebanyak dua puluh kali dalam satu tahapan dan perlahan-lahan tingkatkan hingga
- Senam untuk mengencangkan otot vagina dapat dilakukan tanpa diketahui orang lain dan dapat dilakukan hampir di mana saja.
enam puluh kali atau lebih. Selanjutnya, perlama kemampuan untuk mengencangkan otot ini menjadi lima detik. Anda bisa melakukannya di mana saja: di kereta api, di kantor, atau di tempat tidur.
untuk pria
Senam Kegel juga dapat dilakukan oleh pria. Latihan tambahan dapat dilakukan dengan meletakkan handuk basah kecil di atas penis yang sedang ereksi, lalu gerakkan penis ke atas dan ke bawah. Otot panggul yang kuat dapat memberi Anda kendali yang lebih besar untuk menentukan waktu orgasme Anda. Penelitian yang dilakukan baru-baru ini pada pria berusia lanjut juga menunjukkan bahwa latihan otot panggul dapat membantu memulihkan fungsi ereksi.
Sumber:blogdetik
Senin, 03 Agustus 2009
WINDOWS XP
Kalau pada komputer Anda sistem operasi ini masih bersemayam tetapi performanya kian menurun, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan tanpa perlu memformat hard disk dan install ulang. Tips berikut kami buat agar mudah dilakukan tanpa Anda perlu mengutak-atik registry. PCplus juga tidak menggunakan software apapun—murni hanya melakukan update dan mengubah pengaturan pada opsi yang tersedia. Pertama-tama, mari kita lakukan update.
Windows Update
Windows update merupakan kumpulan dari sejumlah tambalan-tambalan yang dapat mencegah program-program jahat untuk merusak atau memperlambat kinerja sistem. Kalau komputer terhubung ke internet dan Windows menyebutkan bahwa ada update, instalasikan saja semua, jangan hanya yang statusnya critical.
Kalau critical update umumnya lebih berfungsi untuk penambalan celah keamanan, non-critical update biasanya berfungsi penting untuk peningkatan performa, kompatibilitas, dan fitur-fitur yang lebih diperbarui dan pastinya aman untuk diinstall. Proses update Windows bisa berlangsung beberapa kali. Lakukan saja terus sampai disebutkan bahwa tidak ada update lagi yang tersedia.
Windows Update membutuhkan beberapa layanan berikut diaktifkan di Windows XP:
- Automatic Updates diset Automatic.
- Background Intelligent Transfer Service diset Manual atau Automatic.
Bila Anda masih menggunakan Service Pack 2, Service Pack 1, atau Windows XP tanpa service pack, instalasikanlah Service Pack 3. Service Pack 3 merupakan kumpulan update yang mencakup seluruh perbaikan dan update pada service pack sebelumnya. Sangat direkomendasikan bagi Anda untuk mengoptimalkan Windows Anda.
Update DirectX
Microsoft DirectX merupakan sekumpulan application programming interface (API) untuk mengatasi tugas-tugas yang berhubungan dengan multimedia, khususnya game dan video pada platform Microsoft. Sebaiknya, pastikan sistem operasi Anda sudah menggunakan versi terbaru dari DirectX.
Untuk mengetahui versi yang Anda miliki, silakan ketik “dxdiag” pada menu Start > Run dan perhatikan pada tab System di bagian DirectX Version. Setelah diketahui, silakan arahkan browser ke Microsoft Download Center di alamat www.microsoft.com/downloads.
Sekadar informasi, sejak Oktober 2004 sampai Agustus 2007, Microsoft menghadirkan update DirectX sekali dalam dua bulan. Setelah itu update tersedia per kuartal. Versi terbaru DirectX 9 untuk Windows XP adalah versi Maret 2009.
Update Driver
Melakukan update terhadap driver yang digunakan oleh hardware dapat meningkatkan performa sistem dan kompatibilitas aplikasi. Selain itu, driver terbaru juga umumnya menghadirkan sejumlah solusi untuk mengatasi masalah dan optimalisasi sistem.
Sebaiknya, gunakan driver versi resmi yang sudah dirilis, bukan versi beta atau pre-release. Pasalnya, driver versi beta umumnya masih belum sempurna. Untuk melakukan update driver, silakan manfaatkan fitur Windows Driver Guide. Bagi Anda yang menggunakan notebook, sebaiknya gunakan driver terbaru yang tersedia di situs web produsen notebook yang bersangkutan.
Setelah semua driver dan komponen sistem operasi menggunakan update terbaru, waktunya kita melakukan tweaking.
Tips Tweaking Windows XP
Efek Visual
Tampilan default Windows XP memang terlihat cantik, tetapi sebenarnya tampilan tersebut menguras sumber daya sistem dan menurunkan responsivitas komputer. Berikut adalah opsi agar Windows XP tetap cantik tetapi komputer tetap gesit..
Klik Start > Settings > Control Panel > System > Advanced. Di bagian Performance, pilih Settings. Nah, hilangkan tanda centang kecuali pada opsi sebagai berikut:
- Show shadows under menus.
- Show shadows under mouse pointer.
- Show translucent selection rectangle.
- Smooth edges of screen fonts.
- Use drop shadows for icons labels on the desktop.
- Use visual styles on windows and buttons.
Kemudian pilih Apply, lalu klik OK. Kalau masih kurang, hilangkan semua centang kecuali di bagian “Use visual styles on windows and buttons”. Tetapi kalau Anda tidak butuh cantik dan hanya ingin yang gesit, pilih saja opsi Adjust for best performance atau hapus semua centang yang ada.
ClearType
Jika Anda menggunakan layar LCD baik monitor LCD atau notebook, atau Plasma, Anda bisa mendapatkan peningkatan ketajaman teks dengan meng-enable ClearType dibandingkan menggunakan metode penajaman font biasa ataupun anti-aliasing.
Instruksinya adalah lewat menu Start > Settings > Control Panel > Display > Appearance lalu Effects. Beri centang pada “Use the following method to smooth edges of screen fonts”, lalu pilih ClearType.
Page File
Windows XP menggunakan paging file yang diatur oleh sistem. Page file ini merupakan memori cadangan dari RAM tempat sistem operasi menyimpan data sementara. Pada sistem operasi masa kini, termasuk Windows, program aplikasi dan proses sistem menggunakan memori virtual yang dianggap sebagai RAM. Hanya bagian inti dari kernel sistem operasi yang menggunakan memori fisik secara langsung. Artinya, virtual memori atau page file tersebut selalu digunakan, meskipun memori yang dibutuhkan oleh seluruh proses yang sedang berjalan jauh lebih kecil dibandingkan dengan memori utama (RAM) yang tertancap di motherboard.
Secara default, Windows XP akan mengatur secara otomatis besaran page file ke ukuran berikut berdasarkan besaran RAM yang terpasang untuk sistem:
RAM kurang dari 1GB
- Ukuran awal (MB): 1,5 x jumlah RAM yang ada pada sistem.
- Maksimum (MB): 3x jumlah RAM yang terpasang. Sistem operasi 32-bit memiliki batas page file maksimal 4GB.
RAM 1GB atau lebih
- Ukuran awal (MB): 1x jumlah RAM yang ada pada sistem.
- Maksimum (MB): 3x jumlah RAM yang terpasang. Sistem operasi 32-bit memiliki batas page file maksimal 4GB.
Page file tidak akan bertambah besar jika Anda set initial size-nya ke ukuran yang cukup. Menggunakan opsi otomatis untuk page file juga akan menghindari atau meminimalisir munculnya pesan error “Out of Memory” saat menjalankan banyak aplikasi ataupun membuka banyak data.
Memberikan initial size yang terlalu besar juga tidak memberikan dampak negatif pada sistem kecuali pemborosan ruang hard disk jika tidak digunakan, dan tidak ada hubungannya dengan performa. Lalu, bagaimana mengetahui apakah RAM masih cukup atau tidak?
Caranya, gunakan komputer untuk beraktivitas selama beberapa jam tanpa restart. Setelah itu lihat di Task Manager, khususnya pada tab Performance. Jika Commit Charge – Peak lebih besar dibanding Physical Memory – Total, maka sistem Anda membutuhkan RAM tambahan. Tetapi jika Anda menggunakan opsi page file yang besarannya dibuat otomatis oleh sistem, maka Windows XP akan secara otomatis memperbesar page file untuk Anda.
Masalah berikutnya yang muncul adalah, ukuran page file maksimum pada sistem operasi 32-bit adalah 4GB. Bagaimana kalau masih kurang juga? Jika Anda memiliki lebih dari satu hard disk atau partisi di komputer, buat saja page file kedua di hard disk tersebut. Windows menggunakan algoritma internal untuk menentukan page file mana yang digunakan untuk mengatur virtual memori secara optimal.
Menurut Microsoft, solusi optimal adalah membuat satu page file yang disimpan di partisi utama sistem dan membuat satu page file lagi di partisi lain di hard disk atau partisi yang jarang digunakan.
Disable Indexing Service
Indexing Service pada Windows XP melakukan indeks pada file-file Anda untuk mempersingkat waktu saat Anda melakukan pencarian di hard disk. Misalnya, ketika Anda ingin membuka file tertentu atau mencari kalimat yang ada di dalam sebuah file dokumen. Akan tetapi, pengindeksan secara terus-menerus terhadap file di hard disk tentu akan menurunkan performa sistem karena menggunakan ruang page file dalam jumlah yang besar dan juga mengkonsumsi sumber daya prosesor.
Untuk men-disable Indexing Service, buka My Computer, lalu klik kanan pada seluruh hard disk atau partisi yang tidak ingin Anda indeks lagi. Berikutnya, klik Properties lalu hilangkan centang pada “Allow Indexing Service to index this disk for fast file searching” dan klik Apply. Lalu pilih “Apply changes to sub folders and files”. Jika ada file yang tidak bisa di-update, pilih saja “Ignore All”.
Menaikkan Kecepatan Pointer Mouse
Standarnya, Windows mengeset kecepatan pointer mouse pada kecepatan rata-rata. Meski cukup, kadang ini dapat memperlambat waktu ketika kita perlu menggeser kursor ke berbagai area layar. Meningkatkan kecepatan pointer akan membuat Anda bisa lebih cepat klak-klik di komputer secara lebih efisien tanpa perlu banyak menggerakkan tangan.
Cara melakukannya, klik Start > Settings > Control Panel > Mouse. Pada tab Pointer Options, di bagian Motion, geser slider 1 sampai 5 langkah ke arah opsi “Fast”. Lalu beri centang pada “Enhance pointer precision” dan klik OK. Seharusnya, kini Anda dapat menggeser pointer mouse tanpa perlu banyak menggerakkan fisik mouse Anda.
Tidak ada setting yang pasti untuk opsi ini. Berhubung Anda yang menggunakan komputer tersebut, kecepatan pergerakan pointer mouse belum tentu sesuai dengan setting yang digunakan orang lain. Yang jelas, mouse umum yang harganya murah ataupun mouse yang sudah usang memiliki tingkat responsivitas yang terbatas. Kalau menaikkan kecepatan pointer mouse tidak banyak berpengaruh, berarti sudah waktunya ganti mouse.
Menu Startup
Opsi-opsi yang ada pada menu Startup (Start > Run > msconfig) merupakan aplikasi yang akan dijalankan setiap kali Anda menghidupkan komputer dan masuk ke sistem operasi. Semakin banyak centang di sana , maka akan semakin lambat komputer Anda bekerja karena seluruh program tersebut dijalankan—baik secara langsung ataupun berjalan di background.
Sebaiknya hilangkan semua centang yang ada, kecuali software pengaman seperti antivirus, antispyware, firewall, dan lain-lain serta aplikasi yang sangat sering Anda gunakan, misalnya software instant messenger ataupun driver printer.
Selain meningkatkan kecepatan boot, membersihkan centang pada menu Startup ini juga akan meningkatkan performa sistem secara cukup signifikan. Toh kalau ada yang terhapus centangnya dan ternyata Anda butuhkan, Anda bisa beri centang kembali pada opsi yang diinginkan.
Bila pada komputer Anda tersedia lebih dari satu akun pengguna, Anda juga bisa mengatur aplikasi apa saja yang dijalankan pada saat startup user yang berbeda-beda. Caranya adalah dengan memilih User dan akun yang ingin Anda edit. Tetapi tentunya Anda perlu hak administrator untuk dapat melakukan ini.
Disk Defragmenter
Setelah sekian lama digunakan dan membuat atau memindahkan data ke komputer, maka manajemen penempatan data pada hard disk di sistem Anda akan berantakan. Akibatnya, hard disk akan bekerja lebih keras untuk membaca dan menuliskan data ke sistem. Untuk merapikannya, Windows sudah memiliki Disk Defragmenter yang cukup untuk melakukan tugas tersebut.
Cara penggunaannya adalah klik ganda pada My Computer, lalu klik kanan di drive atau partisi yang ingin Anda defrag. Sebagai contoh, setelah klik kanan pada drive C:, klik Properties > Tools, lalu pilih Defragement Now dan Defragment. Cara lain adalah dari menu Start > Run, ketikkan “dfrg.msc”, lalu tekan Enter. Pilih drive yang ingin Anda defrag, lalu klik Defragment.
Berhubung Disk Defragmenter sangat haus akan operasi input-output pada sistem, maka kemungkinan besar Anda akan kerepotan jika melakukan defragmenting sambil bekerja. Sebaiknya lakukan defrag saat komputer akan Anda tinggalkan dalam waktu yang cukup lama, misalnya malam hari sebelum Anda pergi tidur.
Nah, kalau dengan cara ini ternyata masih lambat juga, coba lihat lagi spesifikasi komputer Anda. Apakah sudah memenuhi kebutuhan sistem operasi Windows XP? Jangan-jangan belum. Kalau sudah cukup memenuhi dan langkah-langkah di atas tidak banyak membantu, silakan gunakan cara lain. Misalnya menggunakan software tweaking ataupun format dan install ulang.
Spesifikasi Windows XP
Minimum
- Prosesor 233MHz
- Memori (RAM) 64MB (dengan performa dan fitur yang terbatas)
- 1,5GB ruang hard disk
- Monitor dengan resolusi SVGA (800 x 600)
- CD-ROM atau DVD drive
- Keyboard dan mouse
Rekomendasi
- Prosesor 300MHz
- Memori (RAM) 128MB
- 1,5GB ruang hard disk
- Monitor SVGA 800 x 600 dan kartu VGA dengan memori 8MB
- CD-ROM atau DVD
- Keyboard dan mouse
- Kartu jaringan, kartu suara, dan speaker
Maksimum
- 1 unit prosesor (multi core dan atau mendukung Hyper Threading)
- Memori (RAM) 4GB, dan virtual memori maksimum 4GB
- Partisi FAT16 maksimum 4GB dengan ukuran file maksimum 2GB
- Partisi FAT32 maksimum 2TB dengan ukuran file maskimum 4GB
- Partisi NTFS maksimum 2TB dengan ukuran file maksimum 2TB
- Harddisk 137GB ke atas membutuhkan Service Pack 1 dan BIOS yang mendukung
sumber: PCplus
Rabu, 29 Juli 2009
Ternyata, Makanan Organik Tak Selamanya Sehat

Para peneliti dari London School of Hygiene & Tropical Medicine mengatakan, konsumen membayar lebih mahal untuk membeli makanan organik karena berharap mendapatkan manfaat kesehatan lebih dari makanan yang mereka konsumsi. Pasar makanan organik secara global mencatat penjualan keuntungan sekira USD48 miliar pada 2007.
Review sistematis yang dibeberkan dalam 162 makalah ilmiah yang dipublikasikan bertahap selama 50 tahun, memberikan kesimpulan yang sama, bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan mengenai kandungan gizi dalam makanan organik dan makanan biasa.
"Sejumlah kecil perbedaan dalam kandungan nutrisi yang ditemukan dalam makanan organik dan yang bukan organik tidak terlalu signifikan. Kandungan gizi dalam makanan organik pun tidak terlalu berdampak baik pada kesehatan seperti yang gencar dipromosikan," kata salah satu ilmuwan Alan Dangour, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (30/7/2009).
"Review kami menunjukkan bahwa tidak ada bukti kuat bahwa makanan organik memiliki kandungan gizi yang lebih baik dari makanan biasa," tambahnya.
Saat ini penjualan makanan organik mulai menurun di beberapa negara, termasuk Inggris sebagai negara yang pertamakali mempublikasikan hasil riset ini.
Data dari Soil Association pada bulan April mengatakan, pertumbuhan penjualan produk makanan organik di Inggris melambat sebesar 1,7 persen di 2008. Angka ini menurun dari rata-rata pertumbuhan tahunan yang sebelumnya bercokol pada angka 26 persen selama hampir sepuluh tahun terakhir.(srn)
Sumber:okezone.com
Senin, 27 Juli 2009
Mengatasi Bau Kaki
Bau kaki biasanya disebabkan oleh kaki yang berkeringat sehingga menyebabkan bakteri dapat tumbuh dengan cepat, karena lingkungan yang lembab merupakan tempat yang optimal untuk pertumbuhan bakteri.
Untuk menghindari bau kaki, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Salah satunya adalah menggunakan kaus kaki yang berbahan katun, karena bisa menyerap keringat dan membuat kaki bisa bernafas lebih baik dibandingkan bahan sintetik. Sepatu kulit atau sandal masih lebih bagus dibandingkan dengan bahan sintetik.
Gantilah sepatu secara teratur kalau bisa setiap hari, ini dilakukan untuk memberikan kesempatan pada sepatu bernafas dan mengeringkannya. Belilah pembersih sepatu dan scrub kaki secara teratur.
Tapi, jika sudah memiliki masalah dengan bau kaki, ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan untuk menghilangkannya, seperti dikutip dari Health911, Selasa (28/7/2009) sebagai berikut:
1. Gunakan Tawas. Campurkan satu sendok teh tawas dengan air sampai mencapai mata kaki, lalu rendam kaki selama 30 menit, setelah selesai bilas kaki dengan menggunakan air bersih. Ulangi setiap 4 hari sekali, dalam sebulan masalah bau kaki akan berkurang.
2. Spray Antiperspirant. Antiperspirant akan mengurangi keringat pada kaki yang bisa menyebabkan bau kaki, dan jika memiliki kaki pecah-pecah bisa juga dihilangkan dengan antiperspirant. Namun, untuk beberapa orang atiperspirant bisa menyebabkan iritasi kulit.
3. Gunakan sari cuka apel. Untuk mengontrol bau kaki, rendamlah kaki beberapa kali dalam seminggu dengan mencampurkan sari cuka apel dengan air hangat.
4. Baking soda. Menaburkan baking soda ke dalam sepatu untuk menyerap kelembaban dan juga bau yang ditimbulkan dalam sepatu.
5. Cucilah kaki setiap hari dengan menggunakan sabun antibacterial. Pastikan kaki sudah dalam keadaan benar-benar kering sebelum menggunakan sepatu atau sandal, karena kaki yang masih lembab memudahkan bakteri untuk berkembang biak.
6. Panaskan seperempat air dalam teko teh dengan lima sachet teh. Setelah airnya dingin rendam kaki dengan air teh tersebut selamam 30 menit. Zat tannin yang terkandung dari teh akan bersifat sebagai astringent yang akan mencegah kaki berkeringat.
7. Konsumsi zink atau pastikan mengkonsumsi setidaknya 15 miligram multi vitamin. Zink akan membuat kulit lebih resistan terhadap bakteri yang menyebabkan bau kaki. Namun, jangan berlebihan dalam penggunaannya, tidak boleh lebih dari 15 miligram, karena kadar zink yang tinggi akan mengganggu penyerapan zat besi.
Segera bebaskan diri dari bau kaki.
Sumber: detikHealth
Selasa, 21 Juli 2009
Produksi Unsur Kimia Dengan Cara Biologis
Bakteri biasanya diasosiasikan dengan penyakit. Padahal fungsinya bagi manusia di Bumi tidak bisa digantikan oleh organisme lain. Bila tidak ada bakteri, dunia pasti sudah penuh tumpukan sampah organik maupun an-organik. Bakterilah yang menguraikannya, mengubahnya menjadi unsur lain atau menciptakan unsur baru. Mikroorganisme ini adalah bagian amat penting dari sirkulasi materi di Bumi. Namun diakui, masih banyak fungsi dan mekanisme kerja mikroorganisme ini yang belum diketahui dengan pasti. Karena itu para peneliti secara intensif kini melakukan riset, untuk memanfaatkan bakteri untuk tujuan lebih luas lagi. Misalnya untuk menguraikan bahan beracun dan berbahaya. Atau untuk membantu produksi unsur kimia lewat proses yang ramah lingkungan.
Di dalam gua Pauline sepanjang tahun suhunya stabil rata-rata 6 derajat Celsius. Lokasinya terletak di kawasan pegunungan kapur sekitar dua jam perjalanan bermobil di luar ibukota Austria, Wina.
Christa Schleper, pakar mikrobiologi dari departemen untuk Ekogenetik di Universitas Wina bersama asistennya Maria Tourna merayap memasuki gua lewat jalan masuk yang sempit dan rendah. Untuk bekerja di dalam gua Pauline, keduanya harus memakai helm pengaman yang dilengkapi lampu. Apa yang dicari Christa Schleper di dalam gua kapur itu? Ia berada di dalam gua untuk melakukan penelitian ilmiah. Christa Schleper mengatakan : “Kami mencari mikroorganisme, atau yang disebut biofilm, yakni rangkaian koloni mikroorganisme seperti lendir bakteri.“
Koloni bakteri bersel satu itu akan diteliti lebih intensif lagi di laboratorium. Christa Schleper hendak mengenali bakteri apa yang ada dalam koloni itu? Bagaimana caranya mereka tetap bisa hidup di dalam gua yang tandus seperti itu? Dan produk metabolisme apa yang mereka buang? Dengan mata yang terlatih, para ilmuwan itu pelan-pelan menelusuri dinding gua kapur bersangkutan. Dan menemukan noktah hitam pada batuan. Christa Schleper mengatakan, inilah biofilm yang dimaksud, yang akan diambil sampelnya.
Dengan menggunakan semacam sendok dari logam, pakar mikrobiologi ini mengerok lapisan bakteri berwarna kelabu dari atas batuan, dan memasukkannya ke dalam tabung plastik suci hama. Yang amat menarik dalam mikrobiologi, sebagian besar mikroorganisme ini belum kami kenal“, ujar Schleper.
sumber:Radio Jerman Deutche Welle